...
5 Makanan Pengusir Bau Mulut

baumulut-1

Bau mulut, yang secara medis disebut halitosis,memang bukan masalah kesehatan serius namun tidak bisa Anda sepelekan. Dampaknya, selain membuat Anda tidak percaya diri, juga membuat lingkungan sekitar menjadi kurang nyaman ketika berinteraksi dengan Anda.

Coba cek kembali kebiasaan Anda menjaga kebersihan gigi. Jika Anda tidak menyikat gigi dan menggunakan benang gigi (floss) setiap hari, kemungkinan besar partikel makanan menetap di sela gigi Anda. Keadaan demikian akan mendorong pertumbuhan bakteri yang kemudian menyebabkan bau mulut.

Perhatikan pula jenis makanan yang Anda makan. Jika Anda mengkonsumsi makanan dengan bau yang kuat, seperti bawang putih atau bawang merah, maka menyikat gigi dan menggunakan obat kumur hanya akan menutupi bau sementara. Bau tidak akan hilang sampai makanan melewati tubuh Anda.

Selain makanan penyebab bau mulut, ada pula jenis makanan yang justru mengatasi bau mulut Anda. Berikut beberapa makanan pengusir bau mulut yang dilansir dari situs mnn.com dan eatingwell.com: 

  1. Daun dan rempah. Peterseli, daun kemangi, daun ketumbar, daun mint serta beberapa rempah seperti cengkeh, dan biji adas merupakan makanan yang ampuh mengatasi bau mulut. Ketika Anda kunyah, daun dan rempah tersebut mengeluarkan wangi yang khas sehingga efektif mengatasi bau mulut Anda.

    baumulut-2















  2. Apel. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi apel dapat mengurangi bau nafas setelah mengkonsumsi bawang putih. Kandungan Polifenol pada apel mampu memecah senyawa belerang, si penyebab bau mulut. Jika Anda bukan penyuka Apel, Anda bisa menggantinya dengan mengkonsumsi Bayam yang juga mengandung polifenol. 
  1. Selada dan Ceri. Menurut ahli gizi David Grotto, penulis The Best Things You Can Eat, studi menunjukkan bahwa Selada dan Ceri bisa mengatasi salah satu gas penyebab bau yang dikeluarkan oleh bakteri mulut yaitu gas metil mercaptan.

    baumulut-3















  2. Yogurt. Satu porsi yogurt setiap hari telah terbukti bisa mengurangi kadar hidrogen sulfida, yaitu zat penyebab bau mulut, dan juga mengurangi jumlah bakteri merugikan di dalam mulut. Bahkan di salah satu studi lainnya, jika Anda mengkonsumsi Yogurt secara rutin dapat menurunkan resiko penyakit gigi dan gusi.
  1. Makanan mengandung Vitamin C. Bakteri penyebab bau mulut ‘tidak cocok’ dengan vitamin C, yang merupakan komponen diet penting untuk mencegah radang gusi. Buah Jeruk, Paprika, Pepaya dan Stroberi merupakan makanan dengan kadar vitamin C tinggi.

Namun jika tidak sempat menyediakan makanan mengandung vitamin C ini di piring Anda setiap hari. Renovit Multivitamin bisa mengatasi masalah Anda, karena 1 kaplet Renovit mengandung 12 vitamin, termasuk vitamin C, dan 13 mineral lainnya. Takaran kandungan multivitamin dan mineralnya pun telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi harian tubuh. Jadi aman bila dikonsumsi setiap hari dan menjadi bagian dari diet Anda. 

Kombinasi penerapan diet tepat dan kebersihan gigi adalah pertahanan terbaik untuk melawan bau mulut. Tapi waspadalah jika bau mulut menetap. Kemungkinan bau mulut menjadi indikasi adanya penyakit di dalam tubuh Anda seperti masalah gastrointestinal (perut dan usus), sariawan, infeksi saluran pernafasan seperti pneumonia atau bronkitis, infeksi sinus kronis, diabetes, masalah hati atau ginjal dan gangguan-gangguan metabolisme. Ada baiknya segera periksakan diri ke dokter, jika disertai gejala lain.

Share Artikel ini :