...
Selain Diabetes, Kenali Penyakit Berbahaya lainnya Akibat Konsumsi Gula Berlebih!

diabets1

Anda penikmat makanan atau minuman manis? Hmmm, sepertinya kebiasaan tersebut harus segera Anda kurangi yaa. Karena menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, setiap orang hanya boleh mengonsumsi 50 gram gula dalam sehari atau setara dengan empat sendok makan. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau untuk hasil yang terbaik, seseorang hanya boleh mengonsumsi tidak lebih dari setengah jumlah yang disebutkan oleh FDA. Karena mengonsumsi gula lebih dari 25 gram, akan memicu beragam penyakit kronis, salah satunya adalah diabetes.

Seperti yang diketahui, tubuh akan mengurai karbohidrat menjadi gula (glukosa). Dan hormon insulin yang diproduksi di pankreas, akan memerintahkan sel tubuh untuk menyerap gula tersebut menjadi energi. Diabetes terjadi, ketika hormon insulin tidak dihasilkan atau tidak bekerja dengan baik, sehingga menyebabkan gula menumpuk dalam darah. Dan tidak hanya diabetes, mengonsumsi gula berlebih ternyata juga dapat memicu beragam penyakit mematikan lainnya, apa saja ya? Simak uraian selengkapnya, berikut ini.

1. SEBABKAN KANKER PANKREAS

Beberapa penelitian menghubungkan antara konsumsi gula berlebih dengan kanker pankreas. Mengonsumsi gula berlebih diketahui dapat memicu obesitas dan diabetes. Penderita obesitas dan diabetes sendiri sangat berisiko untuk terkena kanker pankreas. Diabetes dan kanker pankreas, sama-sama mempengaruhi organ pankreas.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, diketahui bahwa sebagian besar orang yang terkena kanker pankreas, sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit diabetes.

Pankreas sendiri adalah organ kecil yang terdapat  di dalam perut dan di bawah tulang iga. Pankreas memiliki dua fungsi utama, yaitu memproduksi bahan kimia pencernaan untuk membantu mencerna makanan dan menghasilkan hormon untuk mengatur kadar gula darah.

2. MENGACAUKAN SINYAL OTAK

Seperti halnya narkoba, gula juga dapat menstimulasi bagian otak yang memicu rasa senang dan menyebabkan ketagihan. Seperti yang diketahui, mengonsumsi makanan manis akan menghidupkan salah satu reseptor kecap di bagian lidah, yang kemudian akan mengantar sinyal ke otak dan memberikan rasa nyaman dan nikmat. Namun, ketika konsumsi gula mulai berlebihan, sinyal yang ditangkap oleh otak akan terlalu sering teraktivasi, dan mulai muncul rasa ketagihan untuk memakan makanan manis lagi.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 menyatakan bahwa konsumsi gula yang berlebihan, khususnya fruktosa, terbukti dapat memperlambat kinerja otak, terutama dalam hal mengingat atau menyimpan memori. Gula yang berlebih juga dapat merusak sel pada otak dan menyebabkan kerusakan pada sel-sel di dalam otak. Fungsi kognisi pada otak pun akan terganggu, sehingga dapat mempengaruhi perkembangan seorang anak, terutama kemampuan belajarnya.

3. MEMICU PENYAKIT LIVER

Selain diabetes, mengonsumsi gula berlebih juga akan membuat berat badan bertambah naik. Gula yang seharusnya dapat menghasilkan energi, akan berubah menjadi lemak jika tubuh tidak melakukan aktifitas yang membutuhkan energi. Penambahan berat badan sendiri akan berdampak terhadap besarnya lingkar pinggang, yang juga dapat memicu timbulnya penyakit lainnya, salah satunya adalah penyakit liver, dimana penyakit ini menyebabkan organ hati mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

4. KERUSAKAN FUNGSI HATI

Hati manusia memiliki peranan penting dalam tubuh. Dalam proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, fungsi hati adalah untuk membantu menstabilkan kadar gula darah (glukosa). Jika kadar gula darah meningkat, maka hati akan menyaring gula dari darah yang dipasok oleh pembuluh vena dalam hati dan menyimpannya dalam bentuk glikogen.

Sedangkan jika kadar gula darah seseorang terlalu rendah, maka hati akan memecah cadangan gula yang dimilikinya dan melepaskannya dalam darah.Jika tubuh kekurangan kadar gula, maka sel-sel hati akan memecah lemak dan menjadikannya energi untuk tubuh.

Jika fungsi hati mengalami kerusakan, maka harus dilakukan transplantasi. Karena jika kerusakan hati tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada luka di jaringan, yang dapat menyebabkan gagal hati dan berujung kematian.

Untuk itu, mulai saat ini mulai kurangi konsumsi gula Anda sehari-hari. Terapkan pola makan sehat, olahraga yang cukup, serta bentengi diri Anda dengan mengonsumsi Renovit Multivitamin dan Mineral setiap harinya. Karena di dalam 1 kaplet Renovit Multivitamin dan Mineral telah terkandung 12 vitamin dan 13 mineral yang sangat baik untuk melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit, virus dan juga bakteri.

Share Artikel ini :