...
Dampak Buruk Galau Bagi Kesehatan Tubuh

Galau-1

Galau, setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya galau. Mulai dari karena putus cinta, masalah pertemanan, masalah pekerjaan, bahkan terkadang memilih baju ataupun makanan yang kurang sreg dihati bisa jadi bikin hati galau. Galau sendiri biasanya digunakan sebagai ungkapan terhadap perasaan sedih, gamang, ataupun dilema.

Tapi tahukah Anda, bahwa galau terus menerus dan tidak cepat move on dari kegalauan hati,  bisa berdampak buruk bagi kesehatan loh. Seperti yang diketahui, dalam kondisi galau, seseorang biasanya memilih untuk menyendiri, hingga akhirnya merasa kesepian. Menurut para ilmuwan, kesepian inilah yang nantinya membuat kesehatan seseorang menjadi semakin memburuk. Nah, mau tahu lebih banyak tentang dampak buruk galau bagi kesehatan tubuh lainnya? Simak yang berikut ini.

Galau adalah Gangguan yang Terjadi Pada Otak, Hati dan Tubuh Manusia

Menurut pandangan medis, galau ternyata merupakan sebuah gejala dari gangguan yang sedang terjadi di dalam otak. Sehingga jika kegalauan dibiarkan berlangsung lama dan terus menerus, bisa  membahayakan kesehatan otak dan tubuh manusia. Dibagian otak sendiri, galau akan membuat daerah limbik, khususnya di amigdala otak, akan menjadi terganggu. Respon negatif yang berulang-ulang, akan menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang hingga dapat berakibat buruk, salah satunya adalah bunuh diri. Hampir sama dengan depresi, galau juga dapat menimbulkan kondisi penyakit tertentu dalam tubuh seseorang, diantaranya penyakit hepatitis, maag kronis, karena mood untuk makan dan tidur terganggu, saat seseorang tengah merasa galau.

Galau-2

Untuk mengatasi kegalauan agar tidak berdampak bagi kesehatan, salah satunya adalah dengan cara menurunkan kadar serotonin dalam tubuh, yang biasanya tengah naik saat pikiran dalam keadaan galau. Caranya sendiri adalah dengan melakukan olahraga, atau melakukan beragam hal yang membuat hati menjadi lebih bahagia. Karena seperti yang diketahui, saat hati dan pikiran merasa bahagia, tubuh akan melepas banyak hormon endorphin atau hormon bahagia.

Galau Terus Menerus Merangsang Berbagai Dampak Negatif Terhadap Kesehatan Tubuh

Merasa galau dalam jangka waktu lama, akan memunculkan suatu kondisi emosi negatif yang akan merangsang beragam dampak negatif terhadap kesehatan tubuh. Seperti yang diketahui, ketika galau, hormon kortisol atau hormon stres akan dilepas oleh tubuh, yang akibatnya akan mempengaruhi kerja beberapa bagian organ tubuh serta jaringan tubuh, seperti jantung dan pembuluh darah, sistem saraf pusat dan sistem reproduksi. Selain itu, galau berlebihan juga akan menghambat kinerja hormon insulin dalam tubuh.

Penelitian menunjukkan, bahwa galau terus menerus akan membuat seseorang lebih berisiko mengidap beragam penyakit. Orang yang berusia 55–90 tahun yang merasakan galau dan kesepian, lebih berisiko mengidap hipertensi dibandingkan mereka yang menjalani kehidupan normal. Bahkan risiko menderita hipertensi pada orang galau lebih tinggi jika dibandingkan mereka yang mengidap diabetes. Sementara bagi remaja yang seringkali merasa galau, akan berisiko tinggi mengalami masalah peradangan.

Kekurangan Vitamin dan Mineral Dapat Menyebabkan Mood Memburuk (Galau)

Ketika mood  sedang memburuk, suasana hati pun akan mengikuti dan membuatnya menjadi galau. Bahkan terkadang galau akan membuat seseorang tiba-tiba merasa sedih, ataupun marah-marah. Ternyata mood  yang memburuk ini bisa disebabkan karena orang tersebut mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Bisa jadi karena makanan yang diasupnya tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral. Ketika tubuh kekurangan vitamin C, serat dan juga cairan, tubuh akan menjadi tidak fit, dan bisa jadi menyebabkan mood menjadi buruk alias galau.

Dilansir dari huffingtonpost.com, para peneliti dari University of Warwick and Dartmouth College, yang melakukan penelitian dari 80.000 orang di Britania Raya, ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi sekitar 80 gram buah dan sayur setiap hari memiliki kondisi kesehatan mental yang baik, dibandingkan yang tidak makan sayur dan buah setiap harinya. Nah, untuk dapat memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh, Anda juga dapat mengonsumsi 1 kaplet Renovit Multivitamin setiap harinya. Karena di dalam 1 kaplet Renovit Multivitamin telah mengandung 12 vitamin dan 13 mineral yang penting dan dibutuhkan oleh tubuh.

Share Artikel ini :