...
Benarkah Rutinitas Kantor Bikin Tubuh Cepat Gemuk?

Dari sebuah survey yang dilakukan oleh CareerBuilder, menunjukkan bahwa 44 persen pekerja mengalami kenaikan berat badan saat bekerja. Dan lebih dari seperempat pekerja mengalami kenaikan berat badan lebih dari 10 kilogram. Karena seperti yang diketahui, hampir sebagian besar waktu yang dihabiskan di kantor adalah duduk. Dan tahukah anda bahwa duduk terlalu lama tidak hanya dapat menambah berat badan, tapi juga memicu penyakit serius seperti jantung, diabetes serta kematian dini? Nah, berikut ini adalah beberapa rutinitas kantor yang tanpa sadar anda lakukan dan membuat tubuh semakin cepat gemuk.

TERLALU BANYAK NGEMIL

RUTINITASNGANTOR-3

Ruangan kantor yang redup, dan suhu kantor yang sangat dingin karena menggunakan AC, ternyata dapat memicu nafsu makan meningkat loh.. Jadi tidak heran kalau perut yang terus terasa lapar, membuat anda akan sering memesan dan memakan camilan tidak sehat, mulai dari fast food, gorengan, dan makan berkalori tinggi lainnya. Dilansir dari laman The Sun, menurut riset, dalam setahun ada 1.000.000 kalori ekstra dari kebiasaan ngemil. Dalam satu minggu ada kurang lebih 2.240 kalori yang  tidak perlu dikonsumsi oleh tubuh. Jumlah itu sendiri setara dengan 500-an batang cokelat dalam setahun. Jika setiap 3.500 kalori akan membuat berat badan bertambah hingga 0,5 kilogram, maka satu bulan saja, berat badan anda paling tidak akan bertambah 1,25 kg akibat terlalu banyak ngemil.  

Tapi bila anda termasuk orang yang tidak bisa melepaskan diri dari mengemil di kantor, anda dapat menyediakan sendiri beberapa camilan sehat, yang tidak membuat tubuh anda gemuk, seperti crackers gandum multrigrain, aneka buah-buahan, oatmeal, ataupun camilan bebas lemak lainnya.

JAM MAKAN TIDAK TERATUR

Hal lain yang membuat rutinitas kantor bikin gemuk adalah jam makan yang tidak teratur. Dengan alasan terburu waktu, sarapan dipagi hari kerap terlewatkan. Padahal dengan sarapan di pagi hari, anda dapat terhindar dari risiko meningkatnya berat badan.  Belum lagi, karena melewatkan sarapan di pagi hari membuat porsi makan siang anda semakin bertambah. Dari hasil studi yang dipublikasikan dalam Proceeding of the Nutrition Society, mengungkapkan bahwa bukan hanya tentang apa yang Anda makan, tapi kapan Anda makan juga akan berpengaruh terhadap kesehatan Anda.

Hasil studi lainnya juga menyebutkan, bahwa orang yang makan enam kali dalam sehari di waktu yang sama, memiliki kadar kolesterol dan insulin lebih baik, dibandingkan dengan mereka yang makan tidak teratur. Hal ini disebabkan karena makan tidak teratur akan mengganggu jam internal tubuh, yang kemudian menyebabkan bertambahnya berat badan , dan berbagai risiko kesehatan lainnya.

PENCAHAYAAN KANTOR YANG BURUK

RUTINITASNGANTOR-2

Bukan hanya foto yang butuh pencahayaan yang baik, tapi tubuh anda juga membutuhkan pencahayaan yang baik. Menurut sebuah studi di Northwestern university pada tahun 2014 lalu, disebutkan bahwa cahaya matahari memiliki hubungan dengan indeks massa tubuh. Dan sinar matahari yang berpotensi menguruskan badan terdapat di pagi hari. Bahkan sebuah penelitian mengungkapkan bahwa seseorang yang bekerja di ruangan yang jauh dari jendela, berisiko mengalami penambahan bobot rata-rata 0,63 kg dalam kurun waktu tertentu.  

Nah, apa jadinya jika anda sudah melakukan aktivitas di kantor dari sejak pagi hari? Bukan tak mungkin, jika berat badan anda akan bertambah. Hal ini dikarenakan cahaya matahari di pagi hari dapat mempengaruhi jam biologis tubuh. Jadi, bila paparannya memadai, maka tubuh tidak akan mudah lapar, begitu juga sebaliknya. Jadi mulai sekarang, coba atur pola hidup anda, agar tetap mendapat paparan sinar matahari pagi yang baik untuk tubuh anda. Paling tidak anda mendapatkan paparan sinar matahari sedikitnya 20 menit dalam sehari.  Atau anda dapat mengatur posisi meja kantor anda, agar terdapat bias-bias sinar matahari pagi yang dapat menyehatkan tubuh.

STRES DENGAN BEBAN KERJAAN

RUTINITASNGANTOR-4

Untuk yang satu ini sudah pasti tidak dapat anda hindari. Pekerjaan yang menumpuk, tenggat waktu pekerjaan yang sudah mepet, belum lagi omelan dari atasan, membuat anda semakin stres. Nah saat stress, tubuh anda secara otomatis akan menghasilkan hormon kortisol yang dapat memicu naiknya kadar gula darah, bertambahnya lapisan lemak di perut, dan juga stress-eating, yaitu kebiasaan makan yang muncul sebagai pelampiasan stres. Nah, biasanya makanan yang paling sering diinginkan pada saat stress adalah makanan manis dan berlemak. Hmmmm… sudah pasti yaa celana anda akan semakin ketat, dan jejeran kancing baju akan mudah copot.. Agar itu tidak terjadi, maka sebaiknya anda mengambil jeda antara pekerjaan yang satu dengan pekerjaan yang lain, sehingga tidak menjadi beban. Anda juga dapat melakukan meditasi ringan untuk melepaskan stres anda sejenak. Jangan lupa untuk menyediakan camilan manis yang menyehatkan seperti coklat hitam, yang terbukti dapat menurunkan hormon stres.

KEKURANGAN VITAMIN DAN MINERAL

Dilansir dari cnnindonesia, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Nutrition menunjukkan, bahwa terdapat kemungkinan adanya hubungan antara berat badan dengan jumlah konsumsi vitamin dan mineral kedalam tubuh. Dari sejumlah penelitian, diketahui juga bahwa vitamin A memiliki peran dalam regulasi sel-sel lemak dan hormon yang berperan dalam menjaga berat badan. Tak hanya itu, vitamin D juga memiliki peran tak kalah penting, karena vitamin D bertugas untuk melepaskan leptin, yaitu hormon yang mampu mengontrol rasa lapar dan mengatur banyaknya lemak yang boleh disimpan oleh tubuh. Jadi, kekurangan kedua vitamin ini akan berakibat bertambahnya berat badan Anda. Namun anda tak perlu khawatir, karena dengan mengonsumsi Renovit Multivitamin, tubuh anda akan terpenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya. Dengan kandungan 12 vitamin dan 13 mineral dalam setiap kapletnya, Renovit Multivitamin mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian anda.

Share Artikel ini :